Untuk menibgkatkan amal ibadah dan rendah hati, tepatnya satu bulan puasa di hari idul fitri 1446 H.


Tangerang, tangraya.com

Untuk meningkatkan amal ibadah dan profesional dalam kehidupan sehari-hari ini perlu, dengan idul fitri 01 syawal ini mendidik dan rendah hati, jakarta, (31/03)

Ada istilah Refleksi Filosofis dan Nilai Kebersamaan dalam Momentum Idul Fitri 1 Syawal 1446 H

Dalam semangat perayaan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H, Keluarga Besar Redaksi PT PMM (Posindonesia Media Matapos) dengan tulus menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Islam yang merayakan.

Kemenangan spiritual setelah melalui perjalanan penuh makna, yaitu ibadah puasa Ramadhan. Momentum ini tidak hanya menjadi selebrasi keagamaan, tetapi juga ajang refleksi mendalam.

Tentang nilai-nilai luhur kebersamaan, silaturahmi, dan penguatan esensi kemanusiaan dalam masyarakat.

Dr.(c). Hevvi Henrizan, yang akrab disapa Hendri, selaku Direktur Perusahaan sekaligus figur sentral dalam kepemimpinan redaksi.

Menekankan dalam pesannya akan pentingnya menjadikan Idul Fitri sebagai medium reflektif dan transformasional.

Dalam pandangannya, Idul Fitri merupakan waktu yang tepat untuk meneguhkan kembali nilai-nilai spiritual dan sosial yang mendasari hubungan antarmanusia.

Ucapan dirinya, “Semoga Allah menerima amal ibadah kita,” mencerminkan makna mendalam dari perjalanan kembali kepada fitrah, yakni kesucian hati dan pikiran.

Ucapan ini mengingatkan masyarakat akan pentingnya membangun harmoni dan keberkahan melalui silaturahmi serta pengampunan.

Hendri juga menyoroti bahwa Idul Fitri tidak hanya dimaknai sebagai perayaan, melainkan juga sebagai momen evaluasi diri secara kolektif dan individu.

“Dalam pesannya, dirinya mengungkapkan, di hari yang fitri ini, mari kita sambut kemenangan bersama untuk kembali suci.” paparnya

Seruan ini menggambarkan urgensi untuk memupuk kembali solidaritas sosial, mempererat tali persaudaraan.

Serta menjalin hubungan yang lebih harmonis di tengah kompleksitas masyarakat modern.

Sebagai pemimpin perusahaan yang bertanggung jawab, Henri dalam ketegasannya menyampaikan bahwa kepemimpinan dalam bidang media tidak hanya berfungsi sebagai simbol kehormatan.

Tetapi juga mengandung kewajiban untuk menjadi pelayan publik yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Ia menekankan, Kami adalah pelayan publik yang siap menerima konsekuensi sebagai panutan media Mata Pos beserta redaksi di seluruh Indonesia,” katanya.

Menurut Pernyataan ini memperlihatkan komitmen Redaksi Matapost dalam menanamkan prinsip-prinsip keberlanjutan dan kontribusi positif dalam ruang publik.

Rohim, pimpinan redaksi tangrayanews.com mewakili perwakilan Keluarga Besar dari Redaksi PT.PMM, mengakhiri pesan kolektif ini dengan ungkapan doa yang sarat harapan. Dalam tatanannya menyampaikan, Taqabbalallahu minna wa minkum.

Semoga Allah menerima amal kami dan kalian. Mohon maaf lahir dan batin,  Pesan ini tidak hanya melambangkan esensi Idul Fitri sebagai momentum pengampunan dan permohonan maaf.

Tetapi juga menggarisbawahi komitmen untuk terus menjaga keberkahan dalam kehidupan individu maupun kolektif.

Visi Keluarga Besar Redaksi Matapost ini selaras dengan misi mereka dalam memperkuat nilai-nilai jurnalistik yang humanis dan inklusif.

Idul Fitri tidak sekadar menjadi bagian dari kalender keagamaan, tetapi juga momentum untuk menegaskan kembali peran media dalam membangun masyarakat yang harmonis, damai, dan berkeadilan.

Oleh karena itu, semangat Idul Fitri yang diusung redaksi ini menjadi pengingat akan tanggung jawab bersama untuk menyongsong masa depan dengan ketulusan, kesucian hati, dan solidaritas sosial.

(Rohim / hen)

Berita Terkait

Top